- Oleh Redaksi
- 08, Apr 2026
SuaraGarut.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut menggelar kegiatan halalbihalal sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus merancang langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi anggota.
Ketua DPC Organda Kabupaten Garut, H. Yudi Nurcahyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idulfitri, tetapi juga dimanfaatkan untuk konsolidasi internal organisasi.
“Halalbihalal ini menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi organisasi, agar ke depan Organda semakin solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota,” ujarnya saat ditemui di salah satu rumah makan di Tarogong Garut Jawa Barat, Selasa 14 April 2026.
Menurutnya, dengan jumlah anggota aktif yang mencapai sekitar 5.600 orang, Organda Garut memiliki potensi besar untuk membangun ekosistem ekonomi mandiri berbasis anggota.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mulai merancang sejumlah program ekonomi, di antaranya pengembangan usaha simpan pinjam, pengadaan kebutuhan pokok (sembako), serta penyediaan oli kendaraan dengan harga terjangkau bagi anggota.
“Kita ingin memulai ekosistem ekonomi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota. Mulai dari simpan pinjam, pengadaan sembako, hingga kebutuhan operasional kendaraan seperti oli,” jelas Yudi.
Selain itu, DPC Organda Garut juga berencana membangun warung serba ada (waserda) yang akan berlokasi di depan gedung Organda. Kehadiran waserda ini diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan anggota sekaligus mendukung perputaran ekonomi di lingkungan organisasi.
“Waserda ini nantinya menjadi langkah awal untuk memperkuat ekonomi internal. Dengan anggota yang cukup besar, kita optimistis ini bisa berjalan dan berkembang,” tambahnya.
Yudi menegaskan bahwa penguatan ekonomi anggota menjadi salah satu fokus utama Organda ke depan, di tengah berbagai tantangan sektor transportasi. Ia berharap, melalui program-program tersebut, kesejahteraan anggota dapat meningkat secara bertahap.
“Kita ingin Organda tidak hanya menjadi organisasi profesi, tapi juga mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi seluruh anggota,” pungkasnya.
Belum ada komentar.