Sekolah Terdampak Tanah Bergerak, Siswa MI di Banjarwangi Belajar di Tenda Darurat
SuaraGarut.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memasang tenda darurat sebagai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hikmah, Kecamatan Banjarwangi. Langkah tersebut dilakukan karena bangunan sekolah dinilai berpotensi membahayakan akibat terdampak bencana tanah bergerak.
“Kita pasang tenda lorong dapat digunakan untuk 70 orang siswa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Rabu.
Ia menjelaskan, pemasangan tenda darurat tersebut merupakan tindak lanjut laporan dari Pemerintah Kecamatan Banjarwangi bersama unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan yang telah dilaksanakan pada Selasa (13/1).
Tenda darurat itu digunakan sebagai ruang belajar sementara bagi siswa MI Darul Hikmah yang berlokasi di Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, yang terdampak bencana tanah bergerak.
“Pemasangan tenda darurat untuk kepentingan berjalannya kegiatan belajar mengajar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan BPBD Garut bergerak cepat merespons kondisi bangunan sekolah yang dinilai memprihatinkan dan nyaris roboh.
Upaya yang dilakukan difokuskan pada penyediaan tenda darurat guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik selama proses pembelajaran berlangsung.
“Kami hadir bersama Forkopimcam dan BPBD untuk memastikan keselamatan siswa serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar,” katanya.
Ia menambahkan, bencana tanah bergerak di wilayah tersebut telah terjadi sejak 24 Mei 2025 dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, di antaranya satu rumah warga, satu ruang kelas MI dan MTs, satu ruang posyandu, serta satu ruang PAUD.
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar siswa MI Darul Hikmah dilaksanakan di tenda darurat sambil menunggu penanganan dan solusi lanjutan dari pemerintah terkait kondisi wilayah terdampak bencana.
“Harapannya tenda darurat ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan belajar mengajar sementara, hingga ada solusi permanen dari pihak terkait,” kata Kapolsek.***
Sumber Antara
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.