Beranda Terkendala Lahan, Pemkab Garut Segera Selesaikan Jembatan Viral di Bungbulang

Terkendala Lahan, Pemkab Garut Segera Selesaikan Jembatan Viral di Bungbulang

Oleh, Redaksi
3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail

SuaraGarut.id – Pemerintah Kabupaten Garut memastikan akan menuntaskan pembangunan jembatan di Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, yang viral di media sosial karena belum dapat difungsikan. Jembatan permanen tersebut belum dilengkapi jalan pendekat (oprit) sehingga belum bisa dilalui kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, menyatakan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan tersebut. Namun, prosesnya masih menunggu penyelesaian persoalan lahan antara pemerintah desa dan warga.

"Mau kita lanjutkan, masalahnya kan belum ada jalan pendekat. Kan sudah kesepakatan dengan desa menyelesaikan tanah itu dan kita baru intervensi ke sana. Kita kan bisa membangun kalau tanah sudah clear," kata Agis, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan, anggaran pembangunan jalan pendekat sebenarnya sudah disiapkan sejak tahun lalu. Namun karena status lahan belum tuntas, pengerjaan tidak dapat dilaksanakan.

"Kita sudah anggarkan dari tahun kemarin juga cuma tanahnya belum beres jadi enggak bisa dilakukan pembangunan. Tahun ini ada paket pekerjaan di sana di Gunamekar," ujar Agus.

Sebelumnya, jembatan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial karena meski telah selesai dibangun, akses penghubungnya belum tersedia. Akibatnya, warga masih menggunakan jembatan gantung lama yang kondisinya dinilai sudah tua dan berisiko.

Menurut Agus, keberadaan jembatan permanen itu sangat penting bagi mobilitas masyarakat setempat. Namun, kendala pembebasan lahan untuk jalan desa menjadi faktor utama tertundanya penyelesaian proyek.

"Kendalanya masalah lahan, itu kan jalan desa. Makannya kan beberapa tahun terkendala belum ada kesepakatan antara desa dengan warga soal lahan yang nanti digunakan oleh jalan," kata Agus.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.