BPBD Garut Tangani Banjir dan Longsor di Lima Titik, Warga Mulai Pulih


[Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saepulloh]

SuaraGarut.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menurunkan tim untuk menangani dampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah perkotaan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

"Terjadi lima kejadian bencana di wilayah Kecamatan Garut Kota yang terdiri atas empat kejadian banjir dan satu kejadian tanah longsor," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Garut Abud Abdullah di Garut, melansir dari Antara.

Ia menjelaskan, hujan deras yang mengguyur wilayah perkotaan pada Jumat (3/4) menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di area pemakaman umum Dayeuh Handap, Kelurahan Kota Kulon mengalami longsor.

"TPT makam longsor, satu unit warung milik warga dan dua warung lainnya dalam kondisi terancam," katanya.

Selain longsor, banjir juga terjadi di empat lokasi yang meliputi Kelurahan Ciwalen, Regol, Sukamentri, dan Kota Wetan. Genangan air berdampak pada permukiman warga, fasilitas umum, hingga sarana pendidikan.

"Dampak banjir meliputi genangan di fasilitas pendidikan, puluhan rumah warga, serta warga terdampak yang sebagian harus mengungsi," katanya.

Menurutnya, bencana tersebut dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan saluran air meluap serta kondisi tanah yang labil sehingga memicu longsor.

BPBD Garut bersama instansi terkait langsung melakukan asesmen untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus melakukan pembersihan sisa genangan dan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

"Secara umum, kondisi di seluruh lokasi dilaporkan sudah berangsur kondusif pada malam hari dengan tindak lanjut berupa pemantauan lanjutan dan upaya pemulihan lingkungan," katanya.

Selain di wilayah perkotaan, banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Wanaraja akibat luapan air yang meninggalkan lumpur dan sampah di jalan serta permukiman warga.

Sejumlah personel kepolisian turut diterjunkan untuk membantu proses pembersihan lingkungan guna mempercepat pemulihan kondisi di lapangan.

"Pembersihan ini bertujuan agar akses jalan masyarakat kembali normal serta mencegah terjadinya luapan air saat hujan kembali turun," kata Kepala Satuan Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka