- Oleh Redaksi
- 23, Apr 2026
SuaraGarut.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan terjadinya gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.
Gangguan tersebut dipicu oleh insiden tertempernya PLB 5568A (CL KPB-CKR) oleh PLB 4B, yakni KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, di lokasi kejadian. Peristiwa ini berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan yang terjadi.
"Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal," ujar Franoto saat dikonfirmasi, melansir dari CNBC Indonesia.
KAI memastikan bahwa petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk menangani situasi, termasuk melakukan pengamanan lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat evakuasi serta pemulihan layanan. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur serta area emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.
Sementara itu, dari pihak PT Kereta Commuter Indonesia, VP Corporate Secretary Karina Amanda turut mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini fokus utama adalah penanganan di lapangan.
"Kami sedang fokus penanganan," ujar Karina saat dikonfirmasi.
Peristiwa tabrakan antara kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line ini juga ramai beredar di media sosial melalui berbagai video amatir. Dalam sejumlah rekaman, terlihat bagian depan KRL mengalami kerusakan cukup parah setelah dihantam lokomotif. Video lain menunjukkan penumpang bersama petugas bahu-membahu melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian.
Hingga kini, penyebab pasti insiden serta jumlah perjalanan kereta yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut. KAI menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya di sekitar jalur rel dan perlintasan sebidang, guna mencegah kejadian serupa.***
Belum ada komentar.