- Oleh Redaksi
- 07, Jun 2026
SuaraGarut.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang tergabung dalam aksi demonstrasi di Jakarta mengaku mengalami penghalangan saat hendak menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat (12/6/2026).
Menurut perwakilan mahasiswa, aparat kepolisian melakukan penyekatan terhadap massa aksi dan mengarahkan mereka untuk menggelar demonstrasi di kawasan Gedung DPR RI, meskipun lokasi aksi yang telah direncanakan sebelumnya berada di Bundaran HI.
Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi, mengatakan pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada kepolisian mengenai rencana pelaksanaan aksi tersebut.
"Kami ingin melakukan press release terkait penahanan dan blokade serta represivitas yang dilakukan oleh polisi kepada kami. Dan kami juga dipaksa melakukan demonstrasi di DPR, padahal kami merencanakan—dan juga telah mengirimkan surat kepada kepolisian. kami akan mengadakan aksi di Bundaran HI," ujar Dimas melansir dari pikiran-rakyat.com.
Dimas menjelaskan, penyekatan terhadap massa aksi disebut terjadi menjelang pelaksanaan ibadah salat Jumat di kawasan Dukuh Atas. Ia menilai tindakan tersebut berdampak pada aktivitas mahasiswa yang hendak menjalankan ibadah.
"Pada pukul 12 kurang 5 menit siang, kami tepatnya di Dukuh Atas ditahan oleh polisi. Saat itu, kami sedang ingin menjalankan ibadah salat Jumat. Di mana hal itu telah diatur dalam Undang-Undang 1945 Konstitusi dan juga Pancasila," tuturnya.
Menurutnya, mahasiswa sempat meminta penjelasan terkait alasan penyekatan yang dilakukan aparat. Namun, ia mengaku tidak memperoleh jawaban yang memadai dan justru diarahkan untuk melaksanakan salat di lokasi lain.
"Ketika ditanyakan alasannya apa, mereka tidak menjawab, dan mereka malah mengatur kita untuk salat di tempat lain. Sejak kapan kepolisian punya hak untuk mengatur bagaimana cara beragama dilakukan?" kata Dimas.
Aliansi mahasiswa hingga kini masih menunggu penjelasan resmi terkait alasan pengalihan lokasi aksi dan penyekatan yang disebut terjadi di lapangan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai tudingan yang disampaikan oleh massa mahasiswa.
Berdasarkan pantauan di kawasan Bundaran HI, belum terlihat adanya aktivitas demonstrasi hingga sekitar pukul 15.00 WIB.
Sumber Pikiran-rakyat.com
Belum ada komentar.