GOW, Dharma Wanita dan Lembaga Pendidikan Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga di Garut


[Foto bersama]

SuaraGarut.id – Upaya memperkuat pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga terus didorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui peningkatan kerja sama antara Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita dan berbagai lembaga pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas kelembagaan organisasi perempuan sebagai mitra pembangunan.

1001543145.jpg

Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, didampingi Kabid Pemberdayaan Perempuan Iwa Kartiwa menegaskan bahwa peran GOW dan Dharma Wanita sangat penting dalam mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga penguatan ketahanan keluarga.

Menurutnya, organisasi perempuan memiliki jangkauan yang luas dan mampu menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Gabungan Organisasi Wanita memiliki posisi strategis sebagai wadah kolaborasi berbagai organisasi perempuan untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan, edukasi, dan sinergi dengan pemerintah. Karena itu, kami terus mendorong agar GOW dan Dharma Wanita dapat berperan lebih aktif dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Yayan.

1001543157.jpg

Ia menjelaskan, melalui dukungan program dan fasilitasi anggaran yang diberikan pemerintah daerah, GOW diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi kegiatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga.

Tidak hanya itu, keterlibatan lembaga pendidikan juga dinilai penting untuk memperkuat proses edukasi dan pembentukan karakter masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Secara terpisah, Yayan menuturkan bahwa penguatan ketahanan keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga mencakup pendidikan, kesehatan, pola asuh anak, perlindungan perempuan, hingga kesehatan mental keluarga.

Melalui sinergi yang dibangun antara organisasi perempuan, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah, berbagai program dapat dijalankan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

"Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu kunci dalam menciptakan keluarga yang tangguh. Ketika perempuan memiliki kapasitas, keterampilan, dan akses yang memadai, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya," katanya.

Dalam pelaksanaannya, GOW didorong untuk mengembangkan berbagai program seperti pelatihan kewirausahaan bagi perempuan, pembinaan usaha mikro, edukasi pola asuh anak di era digital, penyuluhan gizi dan pencegahan stunting, hingga pendampingan bagi perempuan yang menghadapi persoalan sosial maupun hukum.

Selain itu, organisasi perempuan juga diharapkan mampu menjadi ruang aspirasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang responsif gender.

Yayan menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan terhadap program kerja GOW dan lembaga pendidikan selama sejalan dengan tujuan pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung lembaga pendidikan dalam menjalankan fungsinya di tengah masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai organisasi wanita dan lembaga pendidikan di Kabupaten Garut. Dalam kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi terkait tata kelola hibah daerah, penguatan program pemberdayaan perempuan, serta penandatanganan naskah perjanjian hibah sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap organisasi perempuan dan lembaga pendidikan.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi perempuan, dan lembaga pendidikan, Kabupaten Garut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kesetaraan gender, meningkatkan kesejahteraan perempuan, serta membangun keluarga yang lebih mandiri, harmonis, dan berkualitas.

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka