Beranda Prabowo Sebut Jagung dan Tebu Bisa Jadi Sumber BBM Alternatif Indonesia

Prabowo Sebut Jagung dan Tebu Bisa Jadi Sumber BBM Alternatif Indonesia

Oleh, Redaksi
17 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Presiden Prabowo Subianto/setneg

SuaraGarut.id - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia memiliki berbagai sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi krisis global. Salah satunya adalah kemampuan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dari komoditas pertanian seperti jagung dan tebu.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan pada acara tasyakuran HUT ke-1 Danantara yang berlangsung di Jakarta, Rabu.

"Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu," ujar Prabowo, melansir dari Antara.

Menurutnya, potensi sumber daya alam tersebut menjadi kekuatan penting bagi Indonesia dalam menghadapi kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Ia menilai situasi krisis justru dapat menjadi momentum untuk mempercepat penguatan ketahanan nasional, termasuk di sektor energi.

Selain jagung dan tebu, Prabowo menyebut Indonesia juga memiliki cadangan kelapa sawit yang besar serta potensi produksi singkong yang dinilai cukup untuk mendukung kemandirian energi.

Kepala negara juga menyoroti potensi energi panas bumi yang dimiliki Indonesia. Ia menyebut cadangan geothermal Indonesia termasuk yang terbesar di dunia, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Kita punya geothermal yang sangat besar, kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia, yang belum dieksploitasi sepenuhnya," ucapnya.

Selain itu, Prabowo juga telah memerintahkan percepatan pengembangan energi terbarukan melalui tenaga surya. Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt dalam waktu yang sesingkat mungkin.

"Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya, dan kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menilai krisis global dapat menjadi pendorong bagi Indonesia untuk mempercepat berbagai rencana pembangunan strategis, termasuk program swasembada pangan dan energi.

"Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise. Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan. Tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik," ujar Prabowo.

"Kita sudah punya rencana swasembada pangan, alhamdulillah sudah tercapai sebagian. Kita sudah punya niat swasembada energi yang rencana kita yakin kita akan tercapai dalam empat tahun lagi," imbuhnya.***

Sumber Antara

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.