- Oleh Redaksi
- 03, Jul 2026
SuaraGarut.id – Surat delegasi kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ke New York, Amerika Serikat, menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial. Dokumen tersebut memuat nama istri Menteri, Irma Hermawati, sebagai pendamping, serta putrinya, Aurellia Tsabitha Meididrama, dalam rombongan yang dijadwalkan berada di New York pada 13–19 Juli 2026.
Perjalanan tersebut turut menjadi sorotan karena waktunya bertepatan dengan pelaksanaan final Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung pada 19 Juli 2026 di MetLife Stadium, New Jersey. Hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyebut kunjungan tersebut berkaitan dengan agenda menonton pertandingan tersebut.
Berdasarkan dokumen yang beredar, tujuan utama rombongan adalah menghadiri High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Forum internasional itu membahas evaluasi pelaksanaan pembangunan perkotaan berkelanjutan.
Agenda resmi tersebut memang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 Juli 2026 di Markas Besar PBB, New York. Pertemuan itu menjadi bagian dari evaluasi implementasi New Urban Agenda yang diadopsi pada Konferensi Habitat III tahun 2016.
Meski demikian, rentang waktu kunjungan yang berlangsung hingga 19 Juli memunculkan pertanyaan publik mengenai agenda rombongan setelah forum PBB selesai. Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi apakah terdapat kegiatan kedinasan lanjutan, pertemuan bilateral, atau agenda resmi lainnya.
Sorotan juga mengarah pada aturan keikutsertaan anggota keluarga dalam perjalanan dinas luar negeri. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 164/PMK.05/2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri, pasangan pejabat dapat ikut mendampingi apabila kegiatan resmi memang mensyaratkan kehadiran suami atau istri melalui program pendamping (spouse programme).
Dalam aturan tersebut, pasangan pejabat berstatus sebagai pihak lain yang dapat mengikuti perjalanan dinas setelah memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku.
Sementara itu, regulasi tersebut tidak secara khusus mengatur keikutsertaan anak pejabat dalam rombongan perjalanan dinas luar negeri. Karena itu, pencantuman nama putri Menteri dalam surat delegasi menjadi salah satu hal yang memicu perhatian publik.
Selain itu, sumber pembiayaan perjalanan anggota keluarga juga menjadi pertanyaan. Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai apakah biaya perjalanan mereka menggunakan anggaran negara atau ditanggung secara pribadi.
Sampai berita ini ditulis, Kementerian Pekerjaan Umum belum memberikan klarifikasi terkait keaslian surat delegasi yang beredar, status keikutsertaan putri Menteri dalam rombongan, dasar administratif keikutsertaannya, sumber pembiayaan perjalanan, maupun agenda setelah forum PBB berakhir.
Sumber https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-0110319573/viral-surat-delegasi-menteri-pu-ke-new-york-boyong-istri-dan-anak
Belum ada komentar.