Beranda Wabup Garut Tinjau SLB-C Karya Bhakti, Utamakan Faktor Keselamatan Pembangunan RKB

Wabup Garut Tinjau SLB-C Karya Bhakti, Utamakan Faktor Keselamatan Pembangunan RKB

Oleh, Redaksi
4 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan peninjauan langsung ke SLB-C Yayasan Karya/Diskominfo

SuaraGarut.id – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan peninjauan langsung ke SLB-C Yayasan Karya Bhakti yang berada di Jalan RSU, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti rencana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Namun, rencana tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut karena adanya isu status lahan sebagai hutan kota serta catatan kerawanan bencana di lokasi tersebut.

Putri menegaskan, pemerintah daerah mendukung penuh bantuan infrastruktur pendidikan, terlebih bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

"Saya coba crosschek kalau kegiatannya memang gak ada, kan kenapa kita menghalangi. Cuman ada satu pertimbangan dari BPBD masalah rawan bencana," ungkapnya.

Ia menjelaskan, adanya catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi pertimbangan serius karena pembangunan yang direncanakan merupakan gedung baru, bukan sekadar renovasi.

"Makanya saya tadi tawarkan, udah atuh cari lokasi lain, yang memang ydah ada gedungnya. Jangan yang kosongan dan kebetulan ada mau kita survey lagi karena ini kan kemanusiaan, ini bukan sekolah biasa," lanjut Putri.

Sebagai alternatif, jika hasil kajian BPBD menyatakan lokasi terlalu berisiko, Pemkab Garut mempertimbangkan relokasi ke tempat lain yang telah memiliki bangunan milik pemerintah agar lebih aman dan layak digunakan.

"Kalau misalnya bencana kan tadi kita berbicara nyawa manusia, apalagi anak-anak. Takutnya lagi begini ada apa-apa kan gak boleh," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB-C Yayasan Karya Bhakti, Tintin Nurnaeni, menyampaikan bahwa bantuan yang diajukan diperuntukkan bagi pembangunan kelas baru di lahan kosong milik pemerintah daerah yang berada di area sekolah.

Ketua Harian Yayasan Karya Bhakti, Sidi Pramono, turut menjelaskan bahwa sekolah tersebut telah berdiri sejak tahun 1975 dan saat ini menempati bangunan milik Pemerintah Kabupaten Garut.

"Tahun 75 berdirinya, tapi kan dulu pindah-pindah, yang terakhir ini mulai disini tahun 1991. Baru sekali terkena banjir bandang tahun 2016, parah terendam sampai 3 meter, dokumen ancur semua," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Garut akan segera berkoordinasi dengan BPBD serta dinas terkait guna memastikan kelayakan lokasi pembangunan, demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar di SLB-C Karya Bhakti.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.