174 Jemaah Haji Asal Garut Dilepas di Pendopo, Syakur Soroti Penurunan Kuota


[Bupati Garut Lepas 174 Jemaah Haji Kloter 22, Berangkat Perdana Via Kertajati]

SuaraGarut.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melepas keberangkatan 174 jemaah haji asal Kabupaten Garut yang tergabung dalam Kloter 22 Embarkasi Kertajati di Pendopo Garut, Rabu (6/5/2026). Para jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Indramayu sebelum bertolak ke Tanah Suci melalui Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.

Dalam sambutannya, Syakur Amin mengatakan jumlah jemaah haji asal Garut tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Dari total 174 orang yang diberangkatkan, terdiri dari 169 jemaah dan lima petugas haji.

“Saya sempat dengar informasinya 174, tapi kemudian ketika dilakukan pengecekan, ada lima orang yang dianggap berisiko sehingga ditunda dulu. Jadi yang berangkat itu 169 orang, ditambah lima petugas,” ujar Syakur Amin kepada wartawan.

Ia mengaku sempat menyampaikan protes kepada pemerintah pusat terkait penurunan kuota jemaah haji tahun ini. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak dari implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 yang mengatur penyelenggaraan ibadah haji.

“Itu konsekuensi dari implementasi undang-undang. Kami sempat meminta kalau bisa jangan sekarang penerapannya, tahun depan saja, karena masyarakat kita sudah ikut KBIH, sudah manasik, dan lain-lain, tiba-tiba tertunda,” katanya.

Meski demikian, Syakur menyebut pemerintah daerah tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Sebab, aturan tersebut dinyatakan mulai berlaku enam bulan setelah ditetapkan.

“Bagaimanapun ini konsekuensi yang harus ditaati,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, mengatakan seluruh proses persiapan keberangkatan jemaah berjalan lancar, mulai dari manasik hingga distribusi perlengkapan jemaah.

“Tahun ini menjadi yang pertama bagi jemaah haji Garut menggunakan embarkasi Kertajati. Biasanya melalui embarkasi Bekasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh jemaah yang tergabung dalam Kloter 22 akan beristirahat terlebih dahulu di Asrama Haji Indramayu sebelum diberangkatkan bersama jemaah asal Kota Bandung dan Kota Cimahi menuju Arab Saudi.

Indra menambahkan, jemaah tertua asal Garut tahun ini adalah Ija Watma (93) asal Kecamatan Bayongbong. Sementara jemaah termuda tercatat atas nama Fadlan Haraz Akili (17) dari Kecamatan Tarogong Kidul.

“Seluruh jemaah haji asal Garut yang berangkat tahun ini tergabung dalam 10 KBIH,” katanya.

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka