- Oleh Redaksi
- 22, Apr 2026
SuaraGarut.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Garut berlangsung khidmat melalui upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Lapangan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kecamatan Garut Kota, Sabtu (2/5/2026).
Mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua", peringatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dilandasi ketulusan dan kasih sayang.
"Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah kodrat alamiah manusia atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Ini adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak, peradaban, serta menumbuh kembangkan potensi manusia, sehingga menjadi insan yang budiman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta kepribadian utama lainnya," ujar Bupati.
Untuk mewujudkan pendidikan yang ideal, pemerintah melalui kementerian terkait telah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan digitalisasi satuan pendidikan, peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui pembelajaran yang mendalam, peningkatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses layanan pendidikan yang inklusif.
Di sisi lain, Bupati Garut juga menyoroti tantangan pendidikan di daerah, terutama terkait rendahnya rata-rata lama sekolah (RLS) yang masih berada di angka 7,86 tahun. Ia menilai angka tersebut masih perlu ditingkatkan melalui berbagai program yang mendorong anak usia sekolah tetap mengenyam pendidikan.
"ini angka merupakan jumlah yang relatif kecil. Kedepan kita akan melakukan berbagai macam program untuk melakukan anak usia sekolah harus ada di sekolah. Saya mohon bantuan Bapak Kapolres, Dandim, ketua Pengadilan Garut dan seluruh elemen masyarakat. Ketika ada usia anak sekolah tidak sekolah, usahakan ajak mereka kembali ke sekolah," tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Bupati menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan untuk melakukan revitalisasi sarana dan penambahan ruang kelas baru, khususnya di wilayah terpencil agar akses pendidikan semakin merata.
Selain itu, peningkatan kualitas juga menjadi perhatian utama, termasuk penguatan kompetensi guru dan siswa serta optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan prestasi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam dunia pendidikan.***
Belum ada komentar.