- Oleh Redaksi
- 17, Apr 2026
SuaraGarut.id - Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) Tahun 2026 berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat di Garut. Kegiatan Helaran Karnaval yang menjadi pembuka acara digelar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (25/4/2026), dengan menampilkan ragam atraksi budaya dan partisipasi luas dari berbagai elemen daerah.
Helaran tahun ini mengangkat fragmen sejarah perpindahan pusat pemerintahan dari Limbangan ke Garut Kota, yang dipadukan dengan parade budaya dari komunitas seni, SKPD, perwakilan kecamatan, hingga delegasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Aceng Malki, menilai penyelenggaraan GPBG memiliki dampak strategis, khususnya dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

"Berkat perjuangan dari teman-teman GPBG ini betul sudah 24 tahun hampir seperempat abad GPBG berkiprah dan saya sangat senang semoga tahun depan bisa lebih besar lagi ya, ini kami berjuang luar biasa supaya GPBG hari ini lebih baik dari tahun sebelumnya," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti GPBG tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima, dan sektor informal lainnya.
"Jadi ini harus kita rayakan bersama dan ini harus menjadi ajang apresiasi untuk para pelaku seni di Kabupaten Garut yang luar biasa hebat-hebat semoga bisa menjadi sebuah batu loncatan bagi teman-teman seni untuk terus mengasah kemampuan dan meniti karirnya lebih tinggi lagi," tuturnya.
Selain berdampak pada ekonomi, GPBG juga dinilai mampu memperkuat identitas budaya daerah. Tahun ini, GPBG mengusung tema “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang” yang mencerminkan semangat Garut sebagai daerah yang bersinar, kokoh, serta kaya akan budaya luhur.
Berbagai pertunjukan seni khas seperti Raja Dogar dan Surak Ibra turut ditampilkan, memperlihatkan kekayaan tradisi lokal kepada masyarakat luas.
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga memberikan apresiasi atas capaian GPBG yang berhasil masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Bahkan, Kabupaten Garut mencatatkan dua event unggulan dalam daftar tersebut.
Program KEN sendiri merupakan upaya untuk mendorong event daerah agar memiliki daya saing tinggi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan GPBG tidak hanya berlangsung pada siang hari, tetapi juga berlanjut hingga malam dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan, mulai dari tari kolosal, fashion show produk kulit, hingga pertunjukan musik dan wayang, yang semakin menyemarakkan suasana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan GPBG dapat terus berkembang menjadi event budaya unggulan yang tidak hanya mengangkat potensi lokal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***
Belum ada komentar.