- Oleh Redaksi
- 30, Mar 2026
SuaraGarut.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Komisi III, Lola Nelria Oktavia, melakukan monitoring program P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) bersama Kelompok Tani Tirta Mekar Tani di Kampung Cibareng, Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peninjauan langsung terhadap pemanfaatan bantuan irigasi bagi masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi petani terkait berbagai persoalan di lapangan.
Dalam sambutannya, Lola menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI, yang meliputi Kabupaten Garut, Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.
“Alhamdulillah saya mendapat kepercayaan dari bapak ibu sekalian sebagai perpanjangan suara masyarakat. Tugas saya adalah membawa aspirasi masyarakat Garut ke DPR RI, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dan permasalahan di daerah,” ujarnya.
Meski bertugas di Komisi III yang membidangi hukum, Lola menjelaskan bahwa melalui mekanisme fraksi di Partai NasDem, dirinya tetap dapat memperjuangkan program lintas sektor, termasuk bidang pertanian dan irigasi.
“Walaupun saya di Komisi III, kami di NasDem saling mendukung antar komisi. Jadi ketika di dapil membutuhkan pengairan, alat pertanian, atau program lain, kami bisa mengajukan melalui fraksi. Itulah kenapa hari ini kita bisa menghadirkan program P3-TGAI ini untuk bapak ibu,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, yang menurutnya menjadi salah satu kunci masa depan bangsa.
“Ketahanan pangan adalah masa depan kita. Maka dari itu, sektor pertanian harus kita jaga bersama. Saya melihat semangat para petani di sini luar biasa,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Lola juga berdialog langsung dengan para petani terkait berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari sistem pengairan hingga serangan hama seperti tikus dan monyet yang kerap merusak tanaman.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Garut, Haris Kalicman, menegaskan komitmennya untuk turut membangun Garut melalui jalur politik.
“Saya ingin berbuat lebih luas untuk masyarakat. Kalau hanya di usaha, pengabdian saya terbatas. Tapi melalui partai politik, saya bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperjuangkan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Garut, serta menekankan perlunya kolaborasi semua pihak dalam mendorong kemajuan daerah, termasuk melalui program-program pertanian.
Haris menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Kecamatan Cibatu yang mayoritas masyarakatnya bergerak di sektor pertanian.
Di sisi lain, Kepala Desa Karyamukti, Widya Heru Kartika, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada desanya.
Menurutnya, program P3-TGAI sangat dinantikan oleh masyarakat, mengingat sekitar 75 persen warga Desa Karyamukti berprofesi sebagai petani.
“Dengan kondisi mayoritas warga sebagai petani, bantuan irigasi seperti ini sangat kami butuhkan. Kami sangat bersyukur dan berharap program ini bisa berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap ke depan akan ada lebih banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian.
Kegiatan monitoring ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari warga dan kelompok tani yang hadir, meskipun dilaksanakan secara sederhana. Pemerintah desa berharap, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.***
Belum ada komentar.