Beranda Longsor di Lereng Gunung Burangrang, 400 Warga Dievakuasi dan Puluhan Masih Dicari

Longsor di Lereng Gunung Burangrang, 400 Warga Dievakuasi dan Puluhan Masih Dicari

Oleh, Redaksi
1 minggu yang lalu - waktu baca 2 menit
Ratusan warga terpaksa mengungsi akibat longsor yang menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)

SuaraGarut.id - Bencana tanah longsor yang terjadi di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memaksa ratusan warga mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sedikitnya 400 warga harus dievakuasi oleh tim petugas gabungan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu dini hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin, mengatakan bahwa penanganan korban telah dilakukan dengan menyiapkan sejumlah posko, baik pos utama maupun pos lapangan yang tersebar di beberapa titik strategis.

“Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas,“ kata Bambang di Bandung, Sabtu.

Ia menjelaskan, saat ini para pengungsi masih berada di lokasi penampungan sementara dan membutuhkan bantuan mendesak berupa matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Bambang menambahkan bahwa pihaknya terus mengupayakan ketersediaan logistik agar kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi. Selain itu, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mulai disalurkan ke wilayah terdampak.

“Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap puluhan warga yang diduga tertimbun material longsor di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara manual dengan melibatkan personel gabungan serta bantuan anjing pelacak K9 untuk mempercepat upaya evakuasi.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia, dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman.

Herman menambahkan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya TNI, Polri, BPBD, serta Basarnas. Hingga kini, tim gabungan terus berjibaku di lapangan dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan keselamatan personel.***

Sumber Antara

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.