- Oleh Redaksi
- 19, Jun 2026
SuaraGarut.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan agar pengelolaan ruas jalan nasional yang berada di kawasan perkotaan dialihkan kepada pemerintah daerah. Usulan tersebut mencuat setelah kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Pasteur, Kota Bandung.
Peristiwa tersebut kembali menyoroti kondisi sejumlah jalan nasional di Jawa Barat yang dinilai membutuhkan penanganan lebih cepat. Menurut Dedi, kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
"Terkait itu (Ojol meninggal) jadi gini, jalan nasional hari ini di Jawa Barat banyak yang rusak," ujar Dedi melansir dari Antara.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyampaikan surat resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait usulan pengalihan kewenangan pengelolaan jalan nasional yang berada di wilayah perkotaan.
"Dari sisi kebijakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah berkirim surat ke Kementerian PU untuk menyerahkan jalan-jalan nasional yang ada di kota, yang menjadi jalur jalan kota, diserahkan ke provinsi dan ke kota," kata Dedi.
Ia menilai pemerintah daerah memiliki kemampuan, baik dari sisi teknis maupun anggaran, untuk melakukan perbaikan infrastruktur secara lebih cepat apabila kewenangan tersebut diberikan langsung kepada daerah.
Dedi juga menawarkan sejumlah opsi sebagai solusi percepatan penanganan jalan, termasuk skema pertukaran kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota.
"Saya lebih cenderung jalan nasionalnya diserahkan ke kota, kemudian sebagian jalan kota diambil provinsi. Atau sebaliknya, mana yang paling memungkinkan untuk ditangani lebih cepat," ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan yang lebih dekat dengan wilayah terdampak akan membuat proses perbaikan menjadi lebih efektif dan tidak terkendala prosedur birokrasi yang panjang.
"Jalan-jalan yang rusak dan tidak terbiayai oleh Kementerian PU, saya harapkan bisa diserahkan saja ke daerah masing-masing agar bisa segera ditangani," tutur Dedi.
Dedi berharap usulan tersebut dapat dipertimbangkan oleh pemerintah pusat sebagai langkah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Jawa Barat.***
Belum ada komentar.