- Oleh Redaksi
- 03, Apr 2026
SauraGarut.id - Panglima TNI, Agus Subiyanto mengenang Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar sebagai sosok prajurit berprestasi yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Agus menyebut penugasan Mayor Zulmi ke Lebanon merupakan bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasinya selama bertugas sebagai prajurit.
"Almarhum merupakan prajurit terbaik yang setiap menjalankan tugas selalu mendapat reward dari satuan dan reward tersebut berupa penugasan misi perdamaian ke luar negeri di Lebanon," ujar Agus usai memimpin upacara militer pemakaman Mayor Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), melansir dari Antara.
Agus menyampaikan bahwa TNI kehilangan salah satu prajurit terbaik yang bertugas di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Ia menjelaskan Mayor Zulmi gugur saat menjalankan tugas pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan.
Selain itu, Panglima TNI memastikan bahwa seluruh hak keluarga almarhum telah disiapkan, termasuk santunan dari berbagai pihak.
Keluarga almarhum menerima santunan kematian, asuransi, serta bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dua anak almarhum juga mendapatkan beasiswa masing-masing sebesar Rp30 juta, santunan kematian sekitar Rp200 juta, serta bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang diberikan kepada keluarga almarhum.
"Ada juga yang diberikan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah disampaikan ke saya langsung," katanya.
Agus menegaskan seluruh bentuk santunan tersebut merupakan bagian dari penghargaan negara atas pengabdian prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas.***
Sumber Antara
Belum ada komentar.