- Oleh Redaksi
- 10, Jul 2026
SuaraGarut.id – Papandayan Chicken Run 2026 siap digelar pada 19 Juli 2026 di Jalan Ibrahim Adjie (Harmony), Kabupaten Garut. Ajang lari sejauh 5 kilometer ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi langkah awal membangun sport tourism sekaligus memperkuat citra Garut sebagai destinasi penyelenggara event olahraga berskala nasional.
Direktur PT Papandayan Inti Plasma, Fajar Nareswara, mengatakan penyelenggaraan Papandayan Chicken Run berangkat dari keinginan perusahaan untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif, baik bagi karyawan maupun masyarakat luas. Menurutnya, berbeda dengan perusahaan ritel yang umumnya menjadi penyelenggara event lari, Papandayan Inti Plasma ingin menghadirkan sesuatu yang dapat menjadi bentuk kontribusi nyata bagi daerah tempat perusahaan itu tumbuh.
"Awalnya kami ingin menghadirkan kegiatan yang membuat karyawan senang. Memang kalau dikaitkan langsung dengan manfaat ekonomi perusahaan mungkin tidak bisa diukur secara instan. Namun kami ingin memberikan sesuatu kembali kepada Garut karena perusahaan ini lahir dan berkembang dari Garut," ujar Fajar.
Ia mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir perkembangan perusahaan terus meningkat. Karena itu, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menggerakkan sektor lain, salah satunya melalui olahraga yang dapat mendorong kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi daerah.
Fajar menyebut anggaran penyelenggaraan event mencapai ratusan juta rupiah, meski tidak sampai Rp500 juta. Besarnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk supplier dan pelaku usaha lokal, membuat biaya penyelenggaraan dapat ditekan sehingga acara dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, jika penyelenggaraan perdana berjalan sukses, Papandayan Chicken Run berpeluang menjadi agenda tahunan. Namun saat ini panitia masih fokus memastikan seluruh aspek operasional berjalan lancar sebelum mengembangkan event ke skala yang lebih besar.
"Kami ingin membangun fondasi yang kuat terlebih dahulu. Harapannya nanti Papandayan Chicken Run bisa berkembang menjadi event besar dan memiliki afiliasi dengan event nasional seperti Borobudur Marathon. Kami optimistis peluang itu terbuka," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Papandayan Chicken Run 2026, Ikhsan Maulana Fauzi, menjelaskan persaingan event lari di Indonesia saat ini cukup ketat. Dalam satu tahun terdapat sekitar 550 event lari dan sebagian besar berlangsung di Pulau Jawa, sehingga tidak jarang beberapa event digelar pada tanggal yang sama.
"Bahkan pada tanggal pelaksanaan kami juga berbenturan dengan beberapa event nasional. Namun kami melihat ini sebagai tantangan untuk menghadirkan event yang berkualitas sehingga nantinya bisa masuk dalam kalender event lari nasional," ujarnya.
Ikhsan mengatakan konsep yang dipilih tahun ini adalah road race 5 kilometer karena dinilai paling sesuai dengan kondisi Garut, baik dari sisi infrastruktur jalan maupun kesiapan penyelenggaraan. Menurutnya, jarak 5 hingga 10 kilometer masih menjadi kategori ideal untuk saat ini.
Ia juga menjelaskan penggunaan nama "Papandayan" sempat membuat sebagian calon peserta mengira event tersebut merupakan lomba trail run di Gunung Papandayan. Padahal, nama tersebut diambil dari PT Papandayan Inti Plasma sebagai penyelenggara utama.
Menurut Ikhsan, saat ini minat masyarakat terhadap trail running masih jauh lebih kecil dibanding road running. Dari sekitar 550 event lari yang digelar setiap tahun, lebih dari 80 persen merupakan lomba road race.
"Trail run memiliki peserta yang lebih segmented. Selain itu, event trail di kawasan Gunung Papandayan juga sudah ada, sehingga kami memilih fokus mengembangkan road race terlebih dahulu," jelasnya.
Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan ke depan akan ada pengembangan ke kategori trail apabila seluruh persiapan dan kebutuhan penyelenggaraan memungkinkan.
Lebih jauh, Ikhsan menegaskan tujuan utama penyelenggaraan Papandayan Chicken Run bukan semata-mata mengejar keuntungan, melainkan membangun ekosistem olahraga di Kabupaten Garut agar mampu menjadi salah satu destinasi sport tourism yang diperhitungkan di Indonesia.
"Kami ingin ketika orang melihat kalender event lari nasional, setiap bulan Juli mereka langsung ingat Garut dengan Papandayan Chicken Run. Kalau konsisten digelar setiap tahun, kami yakin dalam lima tahun ke depan event ini bisa menjadi salah satu ikon olahraga Kabupaten Garut," pungkasnya.***
Belum ada komentar.