“Rakyat Desa Gak Pakai Dolar,” Respons Santai Prabowo soal Rupiah Lesu


[Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk/setkab]

SuaraGarut.id – Presiden Prabowo Subianto menanggapi isu melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dengan menegaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di desa, tetap berjalan normal.

“Saya yakin sekarang, entah apa saya enggak mengerti, ada yang selalu sebentar-sebentar 'Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa'. Rupiah begini rupiah begitu, dolar begini dolar begitu, orang... rakyat di desa gak pakai dolar kok, ya kan?” kata Prabowo yang dipantau secara daring melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu.

Dalam sambutannya, Prabowo juga menegaskan bahwa kondisi pangan dan energi nasional masih dalam keadaan aman di tengah ketidakpastian global.

"Pangan aman, energi aman, banyak negara panik Indonesia masih oke," katanya.

Presiden menyebut Indonesia saat ini berada dalam posisi yang relatif kuat karena memiliki sumber daya alam yang melimpah. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang loyal terhadap kepentingan bangsa dan negara agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Selain menyinggung kondisi rupiah, Prabowo juga mengungkapkan bahwa sejumlah negara mulai meminta bantuan kepada Indonesia akibat terganggunya rantai pasok global yang dipicu konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.

“Banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada di pihak yang bisa memberi bantuan,” katanya.

Menurut Prabowo, Australia menjadi salah satu negara yang meminta pasokan pupuk dari Indonesia. Pemerintah pun memutuskan mengekspor 500 ribu ton urea ke negara tersebut. Selain Australia, beberapa negara lain seperti Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil juga disebut mengajukan permintaan serupa.

Ia menegaskan pemerintah akan berupaya membantu negara-negara tersebut sambil tetap menjaga kepentingan nasional dan ketahanan sumber daya dalam negeri.

“Saya bertekad, saya percaya, dan saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan bangkit,” ujar Prabowo.***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka