- Oleh Redaksi
- 10, Apr 2026
SuaraGarut.id - Pemerintah resmi membuka rekrutmen tahap pertama sebanyak 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari percepatan pembentukan koperasi desa di berbagai wilayah Indonesia.
Proses seleksi dilakukan melalui panitia seleksi nasional (Panselnas) yang melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pendaftaran dibuka secara daring melalui portal resmi hingga 24 April 2026.
Peserta yang lolos akan ditempatkan sebagai manajer koperasi di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.
Alur Seleksi Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih
Pengumuman seleksi oleh BP BUMN
Pembuatan akun dan registrasi melalui portal resmi portal phtc.panselnas.go.id.
Validasi data kependudukan dan ijazah
Seleksi administrasi oleh panitia
Peserta lolos lanjut ke tahap tes meliputi: Tes IQ, Tes substansi (CAT BKN), Tes kesehatan, dan Tes mental ideologi
Integrasi nilai akhir berdasarkan ambang batas atau skema afirmasi
Pengumuman kelulusan melalui portal resmi portal phtc.panselnas.go.id.
Pengangkatan peserta terpilih
Timeline Rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026
Agar proses seleksi berjalan lancar, berikut jadwal yang perlu diperhatikan:
• 15–24 April 2026: Pengumuman seleksi dan pendaftaran
• 15–25 April 2026: Seleksi administrasi
• 26–27 April 2026: Pengumuman hasil administrasi
• 1–4 Mei 2026: Pengumuman jadwal seleksi kompetensi
• 5–14 Mei 2026: Pelaksanaan seleksi kompetensi
• 17–19 Mei 2026: Pengumuman hasil seleksi kompetensi
• 20–23 Mei 2026: Pengumuman jadwal seleksi kompetensi tambahan
• 24 Mei–7 Juni 2026: Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan
• 15–17 Juni 2026: Pengumuman hasil akhir (kelulusan)
Program ini membuka peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi untuk berkarier di sektor pemberdayaan ekonomi desa. Para manajer terpilih nantinya diharapkan mampu mengelola koperasi modern, mulai dari pengembangan usaha, distribusi logistik, hingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.***
Sumber Antara
Belum ada komentar.