- Oleh Redaksi
- 29, Jun 2026
SuaraGarut.id – New Honda Vario Evo 160 tidak hanya menawarkan desain baru dan peningkatan performa, tetapi juga tetap mempertahankan efisiensi bahan bakar yang menjadi salah satu keunggulannya di segmen skutik premium 160 cc.
Berdasarkan hasil pengujian internal PT Astra Honda Motor (AHM) menggunakan metode World Motorcycle Test Cycle (WMTC) EURO 3 dengan fitur Idling Stop System (ISS) aktif, New Honda Vario Evo 160 mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 46,7 kilometer per liter.
Angka tersebut memang sedikit lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya dengan selisih sekitar 0,2 km/liter. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai konsekuensi dari peningkatan karakter mesin yang kini lebih responsif saat berakselerasi.
Meski demikian, efisiensi bahan bakar tetap tergolong kompetitif untuk motor bermesin 160 cc, terlebih didukung tangki bahan bakar berkapasitas 5,5 liter yang memungkinkan jarak tempuh lebih jauh dalam sekali pengisian.
Salah satu faktor yang memengaruhi konsumsi bahan bakar adalah peningkatan torsi mesin. Honda melakukan penyempurnaan pada sistem pengapian sehingga mesin eSP+ 156,9 cc empat katup kini menghasilkan torsi maksimum 14 Nm pada 6.500 rpm. Karakter tersebut membuat motor lebih responsif saat digunakan dalam kondisi lalu lintas perkotaan tanpa perlu membuka gas secara berlebihan.
"Saya merasakan tarikan bawahnya terasa padat dan padat saat merayap di tanjakan kota," ujar Rian, pengendara komuter berusia 28 tahun.
Selain mesin, penggunaan ban berukuran lebih lebar juga turut memberikan pengaruh terhadap efisiensi. Vario Evo 160 menggunakan ban depan 100/80-14 dan ban belakang 120/70-14 yang meningkatkan stabilitas saat berkendara, terutama ketika melaju di kecepatan tinggi maupun saat menikung.
Konsekuensinya, luas bidang kontak ban dengan permukaan jalan bertambah sehingga hambatan gulir sedikit meningkat dan berdampak kecil terhadap konsumsi bahan bakar.
"Motor terasa sangat napak dan stabil saat saya pakai menikung tajam di jalan basah," kata Fajar, seorang kurir logistik berusia 34 tahun.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah pemilihan bahan bakar. Dengan rasio kompresi mesin mencapai 12,0:1, Honda merekomendasikan penggunaan bensin beroktan minimal RON 92 agar proses pembakaran berlangsung optimal sekaligus menjaga performa mesin tetap maksimal.
Penggunaan bahan bakar yang sesuai juga membantu menjaga efisiensi konsumsi BBM serta mencegah gejala knocking pada mesin.
"Mesin motor saya tetap halus dan tidak pernah knocking karena selalu rutin mengisi bensin nonsubsidi," ucap Badu, anggota komunitas motor berusia 41 tahun.
Secara keseluruhan, New Honda Vario Evo 160 masih menawarkan konsumsi bahan bakar yang efisien untuk penggunaan harian. Meskipun terdapat sedikit penyesuaian pada angka efisiensi dibanding model sebelumnya, peningkatan performa mesin, kestabilan berkendara, dan teknologi yang dibawanya menjadikan skutik ini tetap kompetitif di kelas 160 cc.***
Belum ada komentar.