Peringatan Harganas ke-33, DPPKBPPPA Garut Targetkan Pelayanan KB Menjangkau Seluruh Kecamatan


[Foto bersama]

SuaraGarut.id – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut menggelar bakti sosial pelayanan Keluarga Berencana (KB) secara serentak di 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, didampingi Kepala Bidang Keluarga Berencana Irna Susanti, mengatakan kegiatan bakti sosial pelayanan KB berlangsung mulai 8 Juni hingga 8 Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional.

"Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke-33, DPPKBPPPA Kabupaten Garut melaksanakan bakti sosial pelayanan KB yang berlangsung mulai 8 Juni sampai 8 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan keluarga berencana sekaligus mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera," ujar Yayan saat ditemui di lokasi, Sabtu 27 Juni 2026.

1001587242.jpg

Ia menjelaskan, pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) dipusatkan di Klinik Bunda Alya, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut, dengan jumlah peserta mencapai 70 akseptor.

"Khusus pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dilaksanakan di Klinik Bunda Alya Tarogong dengan total sebanyak 70 akseptor," katanya.

Selain pelayanan MOW, DPPKBPPPA juga menyediakan pelayanan berbagai metode kontrasepsi lainnya yang dilaksanakan secara serentak di fasilitas pelayanan kesehatan pada 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah memperoleh layanan KB sesuai kebutuhan.

Yayan berharap momentum Harganas ke-33 dapat meningkatkan kesadaran pasangan usia subur mengenai pentingnya perencanaan keluarga sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Irna Susanti, mengatakan pelayanan KB yang dilaksanakan selama bakti sosial tidak hanya mengejar jumlah akseptor, tetapi juga mengedepankan kualitas pelayanan dan keselamatan peserta.

"Melalui pelayanan yang dilaksanakan di seluruh kecamatan, kami berharap semakin banyak pasangan usia subur yang mendapatkan akses terhadap layanan kontrasepsi yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhannya, sehingga Program Bangga Kencana dapat terus berjalan optimal di Kabupaten Garut," ujar Irna.

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka