Reshuffle Kabinet Terbaru, Presiden Prabowo Tunjuk Sejumlah Pejabat dengan Tugas Strategis


[Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: BPMI Setpres]

SuaraGaru.id - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet dalam pemerintahan bersama Gibran Rakabuming Raka. Reshuffle ini menjadi yang kelima dalam periode Kabinet Merah Putih, dengan sejumlah posisi strategis diisi oleh pejabat baru.

Dalam reshuffle kali ini, terdapat tiga perubahan di pucuk pimpinan kementerian dan lembaga. Meski demikian, sejumlah pejabat yang terdampak tetap berada di lingkaran kabinet dengan mengisi posisi lain seperti wakil menteri maupun penasihat.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Muhammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Lingkungan Hidup. Ia menegaskan fokus kerjanya pada penanganan sampah dengan standar global.

"Terkait sampah kita juga secara bertahap nanti akan mengikuti global standar, berbagai penjanjian internasional, kita akan lakukan itu," ujar Jumhur, melansir dari metrotvnews.com.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

"Memastikan lingkungan habit menjadi habit di hati kita, habit of our heart tentang lingkungan hidup. Kalau itu terjadi insyaallah dampaknya akan semakin baik ke depan bagi masyarakat," jelasnya.

Selain itu, Presiden juga melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Dalam perannya, ia berencana membuka layanan pengaduan masyarakat selama 24 jam.

"Apa yang menajdi keluhan saya akan buka 24 jam laporan dari masayrakat," katanya.

Ia menambahkan bahwa KSP akan berperan aktif dalam memonitor dan mengevaluasi program pemerintah.

"Tugas-tugas ke depan bagaimana menyukseskan program strategis nasional dan memastikan program unggulan Bapak Presiden sehingga bisa secara tuntas dan cepat," ucapnya.

Nama lain yang mendapat posisi baru adalah Muhammad Qodari yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Ia menilai tugas yang diembannya cukup besar, terutama dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada publik.

"Ini pekerjaan besar. Tentunya pekerjaan yang besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga, dengan semua kementerian dan lembaga, semua stakeholder dan teman-teman media," terangnya.

"Sangat banyak program-program yang harus dijelaskan sebab-sebabnya,latar belakangnya, yang pada dasarnya bagaimana negara ini memenuhi tujuannya sesuai pembukaan Undang-undang 1945," tuturnya.

Sementara itu, Abdul Kadir Karding dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap lalu lintas hewan dan tumbuhan tanpa menghambat aktivitas ekonomi.

"Badan Karantina ini adalah lembaga baru yang diharapkan dibangun untuk memastikan supaya penyakit-penyakit yang terikut atau carrier dalam hewan maupun tumbuhan, terutama dari luar negeri yang masuk ke Indonesia itu tidak masuk ke Indonesia," ucapnya.

"Jadi, jangan sampai pengawasan yang begitu ketat lalu proses ekspor-impor itu kemudian melambat, berpengaruh terhadap perekonomian kita," jelasnya.

Berikut daftar pejabat yang dilantik dalam reshuffle Kabinet Merah Putih:

  • Kepala Staf Kepresidenan: Dudung Abdurachman

  • Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Muhammad Qodari

  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Lingkungan Hidup: Muhammad Jumhur Hidayat

  • Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan: Hanif Faisol Nurofiq

  • Kepala Badan Karantina Indonesia: Abdul Kadir Karding

  • Penasihat Khusus Kepresidenan Bidang Komunikasi: Hasan Hasbi

***

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka