- Oleh Redaksi
- 08, Apr 2026
SuaraGarut.id — Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengapresiasi kerja sama antara Indonesia dan Rusia di sektor energi di tengah ketidakpastian global, khususnya akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
"Karena memang kita lihat saat ini kondisi energi yang terdistrupsi itu menyebabkan terjadinya pasar penjual," kata Eddy, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, melansir dari Pikiran Rakyat, Rabu, 15 April 2026.
"Jadi siapa yang memiliki minyak ini, dia berhak untuk menentukan harga, berhak untuk menentukan volumenya, berhak untuk menentukan kepada siapa dia jual gitu," sambungnya.
Ia menilai, kondisi tersebut membuat negara penghasil energi memiliki posisi tawar yang tinggi dalam menentukan distribusi minyak dan gas di pasar global.
Eddy juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), mengingat langkah diplomasi energi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil mengamankan pasokan.
"Oleh karena itu saya bersyukur bahwa diplomasi energi yang dilakukan oleh Bapak Presiden bisa berhasil dengan baik, sehingga kita tidak perlu khawatir bahwa suatu ketika misalnya kendaraan kita nggak bisa berjalan, kapal laut tidak bisa berlayar, ya kereta api tidak bisa berjalan," tuturnya.
Menurutnya, dengan adanya kepastian pasokan energi, Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang relatif aman.
"Tetapi dengan adanya suplai dan pasokan yang sudah bisa terjamin, saya kira kita sudah boleh dikatakan memasuki zona aman. Mudah-mudahan akan berlangsung seterusnya," kata Eddy.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa Indonesia akan mendapatkan tambahan suplai energi dari Rusia, baik berupa minyak mentah maupun LPG.
Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Moskow, Rusia, dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
“Kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk menambah pasokan. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG,” kata Bahlil dalam keterangan resmi pada Selasa, 14 April 2026.
Belum ada komentar.